Selamat datang di Berita Lampung Online

Johanes Abraham Dimara Biodata dan profil lengkap

Thursday, November 11, 20100 komentar

Johanes Abraham Dimara Biodata dan profil lengkap ; Gelar pahlawan nasional tersebut diputuskan dalam sidang Dewan gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan pada 1 November 2010. Keputusannya dituangkan dalam Keputusan Presiden No.52/TK/2010 tertanggal 8 November 2010.

Dalam kesempatan pemberian anugerah gelar pahlawan nasional itu, Presiden SBY juga memberikan penghargaan kepada 19 tokoh lainnya. Katagorinya, bintang jasa mahaputera adipradan, bintang mahaputera utama, bintang mahaputera nararya, bintang jasa pratama, bintang jasa nararya, dan bintang budaya parama dharma ( Baca daftar lengkapnya Nama - Nama Penerima Gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Jasa Kehormatan 10 November 2010 )

Dokter Johannes Leimena, atau yang sering kita kenal dengan J. Leimena, adalah salah tokoh nasional yang ikut berperan dalam kemerdekaan RI. Jabatan terakhir yang diemban oleh J. Leimena adalah sebagai Wakil Perdana Menteri (Waperdam) II, pada masa kabinet Dwikora.

Dr, Johannes Leimena, lahir di Ambon, Maluku pada tanggal 6 Maret 1905. Kemudian, meninggal dunia pada umur 72 tahun, tepatnya 29 Maret 1977. Ia adalah anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Dominggus Leimena dan Elizabeth Seilatu.

Ayahnya, semasa masih hidup bekerja sebagai guru bantu di Ambon. Leimena menghabiskna masa kecil di Ambon, lalu hijrah ke Bandung dan Jakarta mengikuti pamannya. Pada tahun 1922, Leimena masuk ke STOVIA yang merupakan cikal-bakal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

Ketika mengecap pendidikan di STOVIA ini, Leimena mulai mengenal isu nasionalisme. Karena kurangnya keprihatinan kalangan Kristen terhadap nasib bangsa, membuat Leimena terdorong untuk aktif di "Gerakan Oikumene".

Lalu, ditahun 1926, Leimena ditugaskan untuk mempersiapkan Konferensi Pemuda Kristen di Bandung. Konferensi ini adalah perwujudan pertama organisasi oikumene di kalangan pemuda Kristen. Yang merupakan cikal bakal berdirinya Gerakan Mahasiswa Kristen Indinesia (GMKI). Pada tahun 1930, ia kemudian lulus dan mendapat gelar dokter.

J. Leimena merupakan tokoh yang paling sering menjabat sebagai menteri kabinet Indonesia. Juga, satu-satunya menteri yang menjabat selama 21 tahun berturut-turut tanpa terputus. Ia masuk ke dalam 18 kabinet yang berbeda, mulai dari Kabinet Sjahrir II (1946) sampai Kabinet Dwikora II (1966). Ia juga merupakan Menteri Kesehatan Indonesia I dan yang terlama. Selain itu, Leimena juga menyandang pangkat Laksamana Madya (Tituler) di TNI-AL. Leimena juga aktif dalam mempersiapkan Kongres Pemuda Indonesia atau dikenal dengan hari Sumpah Pemuda.

Tidak hanya dalam pembentukan GMKI Leimena berperan. Pada 1950, Leimena membentuk Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Ia lalu terpilih sebagai Ketua Umum hingga 1957. Pada periode yang sama, Leimena juga salah satu pembentuk Dewan Gereja-gereja di Indonesia (DGI), kini adalah PGI. Pasca era Soekarno, Leimena mengundurkan diri sebagai menteri. Ketika partai yang didirikannya berfusi ke PDI, ia diangkat sebagai Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) partai berlambang banteng itu. Leimena juga pernah menjabat sebagai Direktur RS Cikini.
Share this article :

Post a Comment

Silahkan Anda Komentari Tulisan di blog ini, Maaf Tidak Untuk berpromosi atau dianggap spam

 
Copyright © 2011. Berita Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Pakar Lampung Proudly powered by Blogger