h1.post-title, .post h1 #Blog1 h1, #Blog2 h1 { font-size:1.5em; }
| 0 komentar ]

Berita Lampung - Pilkada kabupaten tanggamus 2012 : pemilah umum kepala daerah kabupaten tanggamus periode 2012-2017 akan digelar bersamaan dengan kabuaprn Lampung barat dan kabupaten tulang bawang, pada tanggal 27 september 2012, Suhu politik di Kabupaten Tanggamus menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2012, mulai memanas.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanggamus mengajukan dana keperluan pilkada 2012 ke Pemkab setempat senilai Rp22 miliar, menurut Plt. Sekretaris KPU Kabupaten Tanggamus Riza Pahlevi, mengatakan pengajuan dana pilkada tanggamus 2012 sebesar Rp22 miliar itu untuk antisipasi pemilihan akan berlangsung dua putaran.

Pada pilkada tanggamus 2012 mendatang, jumlah daftar pilih berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanggamus berjumlah 488.233.KPU Tanggamus akan menyiapkan 1.320 tempat pemungutan suara (TPS)

Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus 2012
Menurut Pantauan team Berita lampung di Kabupaten tanggamus saat ini beberapa kandidat yang siap bertarung merebutkan kursi panas bupati dan wakil bupati tanggamus pada pilkada tanggamus 2012 salah satunya adalah kandidat yang tidak lolos dalam pilkada 2007, mantan Bupati Tanggamus 2002—2007 Fauzan Sya'ie kembali mencalonkan diri.

  1. Pasangan Fauzan Sya'ie berpasangan dengan Ketua PC Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tanggamus Heri Iswahyudi sebagai calon wakil bupati.pasangan ini telah melakukan pendaftaran di panitia penjaringan cabup-cawabup di Partai Amanat Nasional (PAN) dan PDIP Tanggamus
  2. Rizal Umar Mantan humas PT. Nataran Mining,
  3. Akuan Efendi mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Tangamus,
  4. Indra Ismail dan H. Misri Jaya Latif anggota DPRD Provinsi Lampung .
  5. H. Bambang Kurniawan Bupati Tanggamus saat ini
  6. Ir. Akhmadi Sumaryanto anggota DPRD Tanggamus politisi dari partai PKS.

Siapakah yang Pantas memimpin Kabupaten Tanggamus 2012-2017 mendatang ?

Untuk mendapatkan Berita update hari ini kunjungi Berita Lampung saran dan kritik maupun pemberitaan pilkada tanggamus 2012 email; beritalampung@yahoo.co.id

Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus 2012, pemilukada tanggamus 2012, hasil pilkada tanggamus 2012, quick count pilkada tanggamus 2012, perolehan suara pilkada tanggamus 2012, penghitungan sura pilkada tanggamus 27 september 2012,
Selengkapnya...

| 0 komentar ]

benarkah Pencabutan Instruksi Gubernur Jakarta Lindungi Pengusaha Minimarket? : JAKARTA - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mempertanyakan pencabutan Instruksi Gubernur DKI Jakarta 115/2006 tentang Penundaan Perizinan Minimarket di Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Pencabutan itu dinilai melindungi pengusaha minimarket yang melanggar peraturan.

"Kami dari LBH Jakarta akan mempertanyakan kepada Pemprov DKI Jakarta alasan pencabutan Instruksi Gubernur Nomor 115 tahun 2006," kata Pengacara Publik LBH Jakarta, Maruli Tua Rajagukguk di Jakarta.

Maruli menjelaskan, seyogianya Pemprov DKI Jakarta lebih dulu menjelaskan ihwal pencabutan Instruksi Gubernur tersebut. Dengan demikian, publik tidak menaruh kecurigaan bahwa Pemprov DKI Jakarta berupaya melindungi pengusaha minimarket yang melanggar Instruksi Gubernur tersebut. Dia menilai pencabutan itu seolah-olah menunjukkan bahwa pengusaha minimarket kebal hukum.

Selain itu, Maruli menyesalkan pencabutan Instruksi Gubernur DKI Jakarta karena dipandangnya tidak transparan. Bagi aktivis itu, Instruksi Gubernur 115/2006 menyangkut kepentingan publik, khususnya, para pedagang pasar tradisional yang semakin lama kian terpinggirkan karena gempuran dari pengusaha minimarket.

Menurutnya, pencabutan Instruksi Gubernur Nomor 115/2006 seharusnya mempertimbangkan dua hal. Pertama, pencabutannya mesti dapat memastikan dan menjamin bahwa kegiatan usaha minimarket tidak akan menimbulkan dampak terhadap persaingan usaha tidak sehat. Kedua, Pemprov DKI Jakarta harus mempunyai petunjuk pelaksanaan penyelenggaraan minimarket sebagai konsekuensi dicabutnya Intruksi Gubernur ihwal Penundaan Perizinan Minimarket.

Sebaliknya, bila kedua hal tersebut belum terpenuhi maka, usaha Pemprov DKI Jakarta menahan laju pertumbuhan minimarket bisa gagal. Padahal, kata Maruli, Instruksi Gubernur 115/2006 merupakan bentuk proteksi kepada pedagang pasar tradisional. "Sehingga sangat tidak beralasan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencabutan Instruksi Gubernur tersebut," ungkapnya.

Untuk mendapatkan Berita update hari ini kunjungi Berita Lampung
Selengkapnya...

| 0 komentar ]

Berita Lampung Inilah kisah orang miskin di sekitar kita. Lantaran kepepet kebutuhan ekonomi, Suharlik (31) asal Jember, nekat jual diri. Itu semua dilakukan demi bisa menjenguk (besuk) suaminya, Misnani, yang dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Probolinggo, karena kasus perampasan sepeda motor. Namun, kini Suharlik harus mendekam di tahanan Polrestabes Surabaya, Rabu (8/2). Pasalnya, dia membunuh bayi yang dilahirkannya dari hubungan terlarang dengan sejumlah pria itu. Suharlik ditangkap di sebuah wisma lokalisasi Kremil di Jalan Tambak Asri, Surabaya, Rabu (8/2) dini hari. Sedang penyelidikan kasus pembunuhan bayi yang dilakukan anggota Reskrim Polres Jember sejak pertengahan November 2011 lalu.

Ditemui di Mapolrestabes Surabaya, Suharlik mengaku bingung dengan menjadi orang tua tunggal. Selama beberapa bulan, perekonomian keluarganya guncang sejak suaminya dipenjara. “Jangankan untuk makan, untuk besuk suami saya saja gak bisa. Saya gak punya uang sama sekali. Besuk kan harus bayar sana, bayar sini. Lha saya gak punya penghasilan apa-apa untuk membayar itu,” tutur perempuan berkulit sawo matang itu. Dalam kondisi terhimpit, Suharlik nekat berselingkuh. Dia berharap mendapatkan uang dari perbuatannya itu. Bahkan, Suharlik mengaku menjual dirinya ke tiga pria sekaligus, yakni Hasan, Dullah dan Pi’i, ketiganya warga Sukoharjo, Jember. “Saya dapat imbalan Rp 50 ribu kalau sudah tidur dengan mereka. Sampai akhirnya saya tahu hamil.

Tapi saya gak ngerti ini anak siapa,” tutur wargan Jalan Panglima Sudirman, Tanggul Kulon, Tanggul, Jember ini. Saat itu berusaha tenang, sembari menutupi kehamilannya. Dari uang pemberian pria yang berhubungan dengan dirinya, Suharlik secara rutin membesuk suaminya di LP Probolinggo. Namun, ketika menjelang masa persalinan, Suharlik panik. Ia pun nekat melahirkan bayi perempuannya itu tanpa bantuan siapa pun. “Tapi saya gak bisa biarkan bayi itu hidup. Dia kan hasil perselingkuhan. Saya malu dan takut,” ujarnya. Bayi perempuan itu lantas dibunuhnya di semak-semak belakang SDN Tanggul pada pertengahan November 2011. Mayat bayi itu baru ditemukan dalam kondisi membusuk pada 18 November 2011. Dia menceritakan, membunuh bayi perempuannya itu dengan cara membekapnya dengan bantal. “Saya baru melahirkannya dua hari. Tali pusar dan ari-arinya masih melekat. Saya kalut hingga membunuhnya.

Saya menyesal karena sebenarnya saya mencintai anak-anak saya,” tutur Suharlik Sementara itu, Kanit Resmob AKP Agung Pribadi mengatakan bayi yang dibunuh merupakan bayi tersangka. Tetapi bukan hasil dari hubungan dengan suaminya, melainkan dengan lelaki lain. “Bayi perempuan dibunuh hari Jumat, tanggal 18 Nopember 2011 jam 12.00 wib di Jember di semak belakang SDN 3 Tanggul Kulon Kec Tanggul Jember,” papar AKP Agung. Ia menjelaskan ayah bayi tersebut tidak jelas. Bayi itu merupakan hasil hubungannya dengan tiga orang warga Sukoharjo yakni Hasan, Dullah dan Pi’i. Suharlik terpaksa menjual diri ke tiga orang tersebut untuk mendapatkan uang. “Uang hasil menjual diri itu juga digunakan untuk membesuk suaminya,” tambah Agung. Mengetahui perbuatannya membunuh bayinya terendus polisi, Suharlik berencana kabur. Ia bersama seorang anaknya yang masih berusia 4 tahun pergi menuju Surabaya. Di Terminal Purabaya (Bungurasih), ia berkenalan dengan seseorang bernama Suliha. Wanita inilah yang membawa Suharlik ke lokalisasi Kremil, Tambak Asri, Surabaya. “Tersangka di Tambak Asri baru satu minggu, ikut seorang mucikari. Rencananya tersangka hendak bekerja di sebuah warung dengan bayaran Rp 200 ribu,” pungkasnya.

Untuk mendapatkan Berita update hari ini kunjungi Berita Lampung
Selengkapnya...

| 0 komentar ]

Berita Lampung - video kekerasan geng cewek di bali : Setelah heboh video kekerasan anak baru gede (ABG) di Denpasar, Bali, kini muncul video yang diunggah di Youtube. Namun video kali ini adalah parodi kekerasan Geng Cewek Macho Performance (CMP) yang dimainkan sebuah teater di Denpasar.

Video ini dibuat oleh I Putu Gede Indra Parusha, seorang mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Para pelaku bukan para remaja perempuan, melainkan pria yang mengenakan baju perempuan. Mereka berakting layaknya aksi para anggota Geng CMP.

”Video ini saya buat dari rasa keprihatinan terhadap peristiwa kekerasan yang dilakukan anak-anak muda di Bali seperti dalam kasus Geng CMP,” kata Purusha, Kamis (9/2/2012).

Karena itu, Purusha mengumpulkan 12 anggota Teater KIni Berseri pada Selasa 7 Februari lalu dan membuat video sederhana menggunakan kamera telepon seluler. Lokasi yang dipilih adalah areal Kampus ISI di Denpasar sekira pukul 17.00 Wita.

Tidak perlu membuat naskah yang rumit, semua cerita diambil dari rentetan kisah dalam video kekerasan ABG. Hanya saja, agar bisa lebih menghibur dan ada unsur humornya ada beberapa adegan yang diganti, seperti sepeda motor diganti gerobak.

Demikian pula ada percakapan misalnya pada kalimat “Masih untung cabut rambutmu bukan cabut nyawamu” diubah menjadi "Untung cabut rambutnya dari pada kumisnya".

Lewat tayangan ini, Purusha mengimbau menghentikan segala tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Agar membuat penasaran orang, dia sengaja memberi judul videonya Video Pelecehan Seks Geng Nero di Bali.



”Saya ingin mengekspresikan atas fenomena sosial yang terjadi. Jika umumnya lewat seni pertunjukan mungkin hanya ditonton 400 orang saja, maka saya punya inisiatif mengekpresikan lewat dunia maya agar lebih banyak orang menonton,” jelas Purusha.

Meski baru diunggah pada Selasa 7 Februari malam, video parodi itu mendapat sambutan luar biasa di masyarakat. Hingga siang tadi sudah disaksikan hingga 19 ribu kali di Youtube dan 55 ribu kali di Twitvid. Untuk mendapatkan Berita update hari ini kunjungi Berita Lampung
Selengkapnya...

| 0 komentar ]

Berita Lampung - Pilkada kota kupang 2012 : pemilihan umum kepala daerah kota kupang periode 2012-2017 yang di Jadwalkan telah ditetapkan KPUD Kota Kupang, pemungutan suara Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Kupang, dilaksanakan 1 Mei 2012

Jadwal Tahapan Pemilukada Kota Kupang 2012
Pelaksanaan pendaftaran bagi para calon, baik yang diusung Partai politik maupun calon perseorangan dimulai tanggal 10-16 Februari 2012.

Kemudian dilanjutkan penetapan calon dan pengundian nomor urut calon yang dilakukan tanggal 17 Maret 2012 sementara pelaksanaan pemungutan suara dilakukan tanggal 1 Mei 2012.

Sesuai jadwal pelantikan walikota-wakil walikota dilakukan tanggal 1 Agustus 2012. Tetapi kalau terjadi putaran kedua, calon yang berhak maju ke putaran kedua akan diumumkan 8 Mei 2012.

Kandidat Walikota dan Wakil Walikota Kupang 2012

Hasil Quick Count Pilkada Kota Kupang 2012

Hasil Penghitungan Suara pilkada Kota Kupang 2012

Untuk mendapatkan Berita update hari ini kunjungi Berita Lampung

calon walikota kupang 2012, hasil pilkada kota kupang 2012, Quick Count Pilkada Kota Kupang 2012, pilkada kota kupang 2012, hasil pilkada kupang 2012, hasil pilkada kupang 1 Mei 2012,pemilukada kota kupang 2012
Selengkapnya...