Selamat datang di Berita Lampung Online

Pok-pok Hantu Tanpa Kepala Hampiri Kerumunan Massa di Manado

Sunday, October 3, 20100 komentar

Pok-pok Hantu Tanpa Kepala Hampiri Kerumunan Massa di Manado ; Sudah hampir dua malam ini, warga yang tinggal di Kecamatan Sario, Kelurahan Titiwungen sekitar kompleks Rumah Makan Srisolo di hebohkan dengan pemunculan manusia jadi-jadian atau sering disebut masyarakat Minahasa dengan Pok Pok. Kemunculan Pok Pok tersebut, membuat warga disekitar lokasi kejadian menjadi takut.

Malam (30/9/2010), sekitar pukul 10.30 Wita, warga sudah menyemut di kawasan ini. Terlihat ada sekitar puluhan kendaraan roda dua dan empat terparkir, pemilik kendaraan ini tampaknya penasaran ingin melihat langsung seperti apa sosok Pok Pok ini.

Hardi Hetaria, seorang warga setempat saat di wawancarai menuturkan, awalnya ia tidak percaya tentang keberadaan Pok Pok ini. Namun, lantaran diajak temannya sekitar dua hari lalu untuk menonton kejadian aneh tersebut, ia akhirnya percaya juga.

"Saya melihat sosok Pok Pok diam di atas pohon mangga," ucap mahasiswa Universita Sam Ratulangi (Unsrat) Fakultas Hukum ini, sembari menunjuk ke arah pohon mangga tersebut. Kata dia lagi, manusia jadian-jadian diperkirakan perempuan.

"Dia kemudian terbang dan pindah ke tempat lain. Tadi juga ada kemunculan Pok Pok di atas pohon kelapa milik warga tapi laki-laki " kata Hardi sambil memasang muka serius. Malam itu, semua warga seperinya menantikan kemunculan Pok Pok ini.

Sementara itu, seorang pawang Pok Pok atau Tonaas (sebutan untuk orang yang dituakan dari adat Minahasa), kepada wartawan menuturkan, kemunculan hari ini merupakan tindakan balas dendam dari manusia jadi-jadian ini.

"Dua hari lalu, kami sudah membunuh Pok Pok perempuannya. Sekarang datang si Pok Pok lelaki untuk meminta tumbal dari anak bayi atau orok dari warga di kampung ini," ucap Tonaas tanpa menyebutkan nama. Maklum saja menurut warga setempat Pok Pok kerjaanya suka mengincar bayi yang baru lahir.

Dan seperti kebetulan, di Kelurahan Titiwungan ada beberapa wanita yang baru saja melahirkan bayi dan ada beberapa lagi yang sementara mengandung. Seorang ibu, mengaku ia khawatir dengan kemunculan pok Pok ini.

Sekitar hampir 30 menit berada di lokasi kejadian, suasana kembali heboh, semua orang berteriak bersahut-sahutan.

"Napa dia so datang ulang (Ini, dia datang lagi)," ucap ratusan warga seperti serentak dikomando dan memang benar Pok Pok itu muncul lagi.

kemunculan sosok Pok Pok. terlihat seperti ada bola api yang melayang- layang di udara sekitar jarak 20 meter. Bola api ini berwarnah merah ke-oranyean. Sesekali ia mendekat ke kerumunan warga, namun sesekali juga ia menjauh. Wajahnya tidak kelihatan, namun bentuk jantung dan organ dalam tubuh lain bisa terlihat walaupun samar-samar.

Kemunculan Pok Pok terjadi sekitar 10 menit, kemudian sosok tersebut menghilang dengan sendirinya, entah kemana. Beredar kabar saat itu juga, ia akan kembali pada pukul 00.00, untuk bertemu dan berkelahi dengan lima Tonaas, untuk membalaskan dendam kematian teman perempuannya.Namun, sampai pukul 02.00 dini hari (1/10/2010), sosok tersebut tidak muncul lagi dan lambat laun warga meninggalkan lokasi tersebut.

Sementara itu, Ketua Pucuk Pimpanan KGPM, Gembala Teddy Batasina, menuturkan ini merupakan peluang dan kesempatan orang percaya untuk mendemonstrasikan iman. "Terkait dengan hal itu, objek spiritual harus diutamakan. Artinya bahwa hal spiritual harus diimbangi dengan rasiao dan pikiran yang jernih," ujarnya.

Kata dia, terkadang hal tersebut bisa mematikan dan menghilangakn kepercayaan orang percaya dan aspek ketuhanan harus diutamakan. "Jangan terjebak dengan fenomena halusinasi dan ilusi," kata Gembala Batasina, kemarin.
Share this article :

Post a Comment

Silahkan Anda Komentari Tulisan di blog ini, Maaf Tidak Untuk berpromosi atau dianggap spam

 
Copyright © 2011. Berita Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Pakar Lampung Proudly powered by Blogger