Selamat datang di Berita Lampung Online

Ternyata SBY Kacung AS dan Tak Beriman Suka ke Kuburan dan Berkalung Jimat

Monday, August 23, 20100 komentar

Ternyata SBY Kacung AS dan Tak Beriman Suka ke Kuburan dan Berkalung Jimat ; Ali Mochtar Ngabalin, politisi Partai Bulan Bintang yang tak lagi berkursi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, bicara sumbang soal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia menuding Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai orang yang tidak beriman. "Biar dialah yang menjadi kacung pihak asing, dia kan tidak beriman," ujar Ngabalin saat diskusi soal kemerdekaan yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di auditorium Adyana Wisma Antara, Jakarta, Sabtu (21/8/2010) malam.

Ngabalin juga sempat ditanya peserta diskusi mengenai tindakan SBY yang memberikan grasi, pembebasan bersyarat, dan asimilasi kepada sejumlah koruptor.

Ngabalin berkata, pemberian grasi seperti kepada terpidana korupsi APBD Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Syaukani Hasan Rais, merupakan pintu masuk agar besan SBY, Aulia Pohan, segera bebas.

Ngabalin berseloroh pula bahwa segala macam kebijakan yang dikeluarkan oleh SBY merupakan campur tangan pihak asing. "Ibarat kata, Amerika mengucapkan lafadz Al Fatihah, maka SBY-lah yang akan menjawab 'amiin'," ujarnya.

SBY Suka ke Kuburan dan Berkalung Jimat

Dikabarkan, presiden asal Pacitan ini sering berkunjung ke kuburan untuk mencari wangsit dan mengharapkan peruntungan. SBY, Ali juga mengatakan, mengenakan kalung jimat.

Sebagai orang yang pernah terlibat banyak dalam tim pemenangan SBY pada tahun 2004, Ngabalin mengaku tahu persis aktivitas SBY yang berbau mistis, apalagi dengan kalung jimat yang dimiliki SBY. "Betul, saya membenarkan (SBY punya). Itu sejak 2004. Jimat itu representasi kekuatan. Bisa sebagai sugesti, atau dengan batu-batu diyakinkan bisa memberi kekuatan di luar kekuatan manusia," ujar Ngabalin di sela-sela rangkaian kampanye capres Jusuf Kalla di Jatim, Sabtu (4/7).

Aktivitas mistis SBY ke kuburan, menurut Ngabalin, berbeda dengan orang yang memang bertujuan untuk berziarah dan mengingat kematian handai taulan, seperti yang dilakukan JK ke makam KH Zainul Hasan di Probolinggo hari ini sebagai keturunan biologis NU.

"Saya saksinya. Saya lihat dan diikutkan ketika SBY ke kuburan. Saya sudah peringatkan. Tapi tidak bisa. Itu sudah mendarah daging," tandas Ngabalin yang kini menjadi Juru Bicara Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto.

Ngabalin mengatakan bahwa SBY sering mendatangi salah satu kompleks pemakaman raja di DI Yogyakarta untuk maksud supranatural tersebut. Sumber Kompas
Share this article :

Post a Comment

Silahkan Anda Komentari Tulisan di blog ini, Maaf Tidak Untuk berpromosi atau dianggap spam

 
Copyright © 2011. Berita Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Pakar Lampung Proudly powered by Blogger