Selamat datang di Berita Lampung Online

Pasangan Selingkuh Tewas Usai Kencan di Hotel

Thursday, April 1, 20100 komentar

Pasangan Selingkuh Tewas Usai Kencan di Hotel , Hermansyah (31) alias Dedek tewas mengenaskan bersama selingkuhannya, Saudah (33) usai berkencan dari salah satu hotel kelas melati di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Kamis (1/4) dini hari sekira pukul 02.30.Kedua pasangan selingkuh ini tewas di Jalinsum seputaran Simpang Tangsi, Kel Paluh Kemiri, Kec Lubukpakam. Sepedamotor RX King BK 4610 EN yang ditumpangi keduanya diseruduk truk yang langsung kabur usai kejadian.

Dedek, pria beristri warga Jl Labuhan Deli, Dusun Industri, Desa Tanjung Morawa A, yang membawa sepedamotor tewas di tempat setelah badan dan kepalanya dilindas truk. Sedangkan Saudah, ibu beranak satu warga Desa Wonosari, Kec Tanjung Morawa menderita luka serius di kepala. Saudah masih sempat dirawat di RSU Deliserdang. Namun nyawanya tak tertolong.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP), sepedamotor yang ditunggangi Dedek dan Saudah meluncur dengan kecepatan sedang dari Medan menuju Tebing Tinggi. Naas, setiba di lokasi kejadian, di belakangnya meluncur kencang truk.

Saat itulah, kata sejumlah saksi mata itu, diduga supir truk tak melihat sepedamotor di depannya. Dan, tanpa sempat mengerem, moncong truk menyeruduk sepedamotor. Kedua pun terpental. Tubuh Dedek terpelanting di tengah badan jalan lalu kepala dan tubuhnya remuk digilas ban truk. Sementara Saudah yang mencelat ke bahu jalan, terhempas lalu tak sadarkan diri.

Melihat peristiwa ngeri itu, sopir truk langsung kabur menuju Tebing Tinggi. Warga tak sempat mengejar tapi langsung mengontak Unit Laka Polres Deliserdang. Tak berapa lama sejumlah polisi tiba di TKP lalu mengevakuasi Dedek dan Saudah ke RSU Deliserdang. Sedangkan sepedamotor RX King diamankan ke Mapolres Deliserdang.

Kasat Lantas Polres Deliserdang AKP Efendi Sirait lewat Kanit Laka Iptu Sudaryanto menyatakan, Dedek dan Saudah korban tabrak lari. “Kita masih melakukan penyelidikan guna mencari tahu identitas supir serta truk yang melindas korban,” katanya.

Sementara menurut beberapa teman-teman Dedek yang tinggal di Kota Lubukpakam, Dedek dan saudah baru saja Chek Out dari hotel kelas melati di Tanjung Morawa. Selepas dari hotel itu, keduanya berniat hendak ke Pantai Gudang Garam di Kecamatan Pantai Cermin, Sergai. Di sana pasangan terlarang itu berniat hendak menghambiskan waktu hingga matahari terbit.

Keluarga MengetahuiSiang Hari
Kematian mengerikan yang dialami pasangan selingkuh ini baru diketahui pihak keluarganya siang hari atau sekira pukul 11.00. Adalah istri Dedek, Yusmidar (28) yang mendapat kabar dari teman sekerjanya di pabrik PT Siantar Top. Pag, Yusmidar masih sempat berangkat kerja, sebab meski malam itu suaminya tak pulang, Yusmidar mengaku hal itu sudah biasa dilakukan suaminya selama 5 tahun mereka menikah. Yusmidar pun tidak merasa kecarian suaminya yang berdagang sate itu.

Nah, Setelah mendapat kabar suaminya tewas, Yusmidar mengabarkan lagi kepada orang tua Dedek di Jalan Antara, Desa Bakaran Batu, Lubukpakam. Lalu, Yusmidar berangkat ke instalasi jenazah RSU Deliserdang.Setiba di sana, wanita yang belum memiliki anak ini melihat kedua mertuanya serta beberapa keluarganya hendak menjemput jasad suaminya. Bersama mertuanya pula Yusmidar melihat jasad suaminya yang nyaris tak bisa dikenali lagi. Entah karena memang sudah sering disakiti hatinya, saat melihat jasad suaminya, Yusmidar terlihat tenang.

Tak ada suara tangis bahkan air mata Yusmidar. Tidak seperti keluarga Dedek yang histeris begitu melihat kondisi jasad pria itu. Yusmidar hanya diam termangu sembari menatap wajah suaminya yang hancur lantaran tergilas roda truk.Hingga jasad Dedek diboyong ke mobil Ambulance, Yusmidar masih tanpak tenang dan bahkan ketika ditanya awak koran ini seputar wanita yang diboceng suaminya saat kecelakaan terjadi, Yusmidar membenarkan Saudah adalah selingkuhan suaminya.

Namun Yusmidar mengaku tidak tahu di mana tempat tinggal wanita yang sudah setahun berselingkuh dengan suaminya itu.Begitupun, jasad Saudah lebih dulu dibawa pihak keluarganya ke Belawan. Sayang pihak Kepolisian maupun pihak Rumah Sakit tidak mengetahui di mana alamat orang tua Saudah di Belawan.
Share this article :

Post a Comment

Silahkan Anda Komentari Tulisan di blog ini, Maaf Tidak Untuk berpromosi atau dianggap spam

 
Copyright © 2011. Berita Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Pakar Lampung Proudly powered by Blogger